
"Pedagang identik dengan Pengusaha Cina" benarkah??
Pendapat di atas memang pantas dilayangkan karena kenyataannya orang Cinalah yang menguasai jalur perdagangan, tak hanya di Asia tetapi juga seluruh dunia! Kedigdayaan ini seolah-olah mengatakan bahwa orang Cina memang Kaisar di bidang perdagangan.
Sesuai dengan pepatah cina :"不要害怕运行缓慢,但令人担心的是当你沉默"
yang artinya... cari sendiri ..hehhe..
Hampir di setiap sudut pertokoan, mall, pasar ataupun tempat-tempat perdagangan lainnya, kita dapat menemukan pedagang Tionghoa(cina). Tidak ada yang menyangsikan kalau mereka menguasai perdagangan, mulai dari retail sampai bisnis besar. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana mereka dapat menjadi sukses seperti itu? Apakah mereka memiliki ilmu khusus? Apakah berbisnis sudah menjadi bakat bawaan mereka yang diturunkan lewat gen? Mungkin masih banyak pertanyaan lain yang ada di kepala kita untuk mengetahui rahasia keberhasilan bisnis mereka. Sekaranglah saatnya kita belajar dari mereka...
Sebagian besar orang Tionghoa percaya bahwa hanya dengan berdagang dan berbisnislah mereka dapat menjadi kaya dan meningkatkan taraf hidup mereka.Dalam berbisnis mereka ada beberapa Prinsif yang selalu digunakan untuk menilai kewibawaan seorang pedagang/pebisnis, prinsif ini bersifat universal dan dijadikan panduan untuk memajukan kegiatan perdagangan mereka,diantaranya:
1. Semangat berjuang.
Pedagang atau pebisnis adalah fighter dan survivor,Pedagang harus mempunyai semangat dan motivasiyang tidak kunjung padam, mereka harus selalu bersemangat dengan apa yang dilakukannya.
2. Jangan menyerah pada nasib.
Orang cina sebagaimana masyarakat lain ,mereka percaya pada takdir tetapi mereka tidak mudah menyerah pada nasib,mereka akan berusaha mengubah dan mengatasi kedaannya.
3. Agresif
Dalam kegiatan perdagangan ,tidak ada konsep kompromi dan bertenggang rasa terutama jika berkenaan dengan kualitas barang,untung dan rugi. Dalam kegiatan berdagang ,pedagang harus tahu bagaimana membedakan antara urusan pribadi dan kegiatan perdagangan,keduanya tidak boleh dicampuradukan. Tenggang rasa boleh saja tetapi bukan dalam hal yang bersifat prinsip.
4. Jangan melepaskan peluang.
Sekali terlepas peluang itu sulit untuk mengejarnya kembali, karena peluang hanya datang sekali.Pedagang harus cepat bertindak, lebih lama menunggu lebih bayak yang terbuang,membiarkannya berarti membuang keuntungan serta menolak kekayaan.
5. Berani mengambil resiko.
Berani mengambil resiko termasuk resiko gagal,rugi ataupun jatuh usaha dagangnya.Berdagang adalah suatu kegiatan yang penuh resiko dan tidak ada jaminan dengan perdagangan itu orang akan untung,oleh karena itu setiap kegiatan perdagangan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan dilakukan sambil lalu.Orang yang berani maka harus berni mencoba,membuka dan memajukan perdagangannya. Musuh utama para pedagang adalah takut bersaing dan takut gagal.










orang bijak..rajin komentar!!!
BalasHapusmakanya komentar, hehehe...
btw yang nulis ini apa cina? wkwkwkwk
menurut translate.google.com arti tulisan cina diatas : "Jangan takut untuk berjalan lambat, tetapi khawatir adalah bahwa ketika Anda mengatakan"
BalasHapus